Memilih ide cerita
Halo gaes ...kali ini qt melenceng dari kontennya hehehehe ...maaap maaap maaap.kali ini daku yg sedang kehabisan ide ide buat menulis dan stuck bgt karna kerjaan rumah yg bertubi-tubi.
Ada 2 alasan utama yang menyebabkan seseorang “pensiun” blogging:
Kehabisan topik.
Blognya selalu sepi.
Kendala nya itu
Ketika baru mulai blogging, kita semua rajin menerbitkan artikel…ada yang rutin tiap hari, ada yang beberapa kali seminggu, ada yang seminggu sekali, dll.
Tapi setelah menerbitkan banyak artikel, tetap tidak ada pengunjung.
Bukan karna tulisan nya kurang menarik guys
Tapi kesalahan dalam memilih topik artikel.
Ya, memang tidak semua topik ditakdirkan untuk jadi populer. Meskipun anda sudah mengincar keyword dengan volume pencarian tinggi dan persaingan rendah.
Daku selalu suka ngobrol soal proses kreatif memilih ide cerita. Baik membuat maupun ngobrolinnya, semua bisa dilakukan sambil santai tapi serius. Yang jelas, ide-ide tersebut amatlah berharga. Jangan sampai orang sampai tahu ide ceritamu sebelum ceritanya sendiri rampung dibuat!
Jadi, sebelum anda pensiun gara-gara alasan tadi mungkin beberapa cara mencari ide untuk blog bisa berguna guys
Strategi yang akan kita gunakan
Seperti yang sudah dijelaskan tadi, meskipun suatu topik punya volume pencarian yang tinggi di Google Keyword Planner tapi belum tentu akan populer.
Justru mencari topik dari GKP itu strategi terburuk utuk blog baru.
Begitu pula dengan search di Google.
Mengapa?
Pertama, untuk keyword dengan volume tinggi pasti saingannya berat. Blog baru akan sulit ditemukan di tengah-tengah persaingan yang berat.
Kedua, keyword bervolume rendah kemungkinan tidak akan populer ketika dipromosikan.
Padahal seperti yang dijelaskan dalam panduan meningkatkan pengunjung blog ini, supaya bisa kuat secara SEO maka konten tersebut harus populer dulu.
Begitu banyak untuk memilih ide cerita berseliweran di kepala, lantas bagaimana memilihnya untuk digarap jadi kesatuan ide dasar cerita yang solid, yang selama ini kita kenal sebagai premis? Ikuti tahap demi tahap caranya di sini, dimulai dari menuliskan semua calon ide cerita tersebut agar tidak lupa.
Pertama-tama, ide yang akan kita kembangkan jadi cerita haruslah cukup kuat. Kalau tidak, cerita yang kita buat malah jadi kedodoran atau malah stuck di tengah jalan.
Nah, kita lihat yuk momen seperti apa yang membuat ide tersebut muncul; apakah ide cerita pop upsaat kita tengah bersemangat membaca novel favorit dan “terinspirasi” membuat kisah serupa? Atau ide muncul ketika kita tiba-tiba teringat masalah pelik zaman abg dlu acie cie....yang saat ini sudah kita ketahui solusinya? Pilihan saya pasti jatuh pada yang kedua (walau sering tergoda untuk lakukan yang pertama ) . Ide yang berasal dari kisahmu sendiri akan lebih berkilau ketika dijadikan cerita. Ini karena hanya kamu yang paling tahu denyut kisahnya secara mendetail. Ide seperti itulah yang akan menjadikan ceritamu unik, lain dari yang lain.
bermuatan masalah? Sebuah cerita yang ideal harus memiliki masalah di dalamnya. Hal ini ditandai dengan adanya konflik internal maupun eksternal si tokoh.dapat disusun menjadi premis cerita yang terdiri dari plot “awal – tengah – akhir”? Pastikan kesatuan ide tersebut harus bisa menunjukkan ringkasan cerita secara menyeluruhdapat dimasukkan ke dalam kategori cerita / genre tentu? Setelah disusun menjadi premis, coba lihat kembali, apakah kamu bisa memutuskan akan menulis cerita dengan pendekatan seperti apa. Kalau premis tersebut masih terlihat amat umum, buat jadi lebih spesifik lagi.
Dan jika belum memenuhi 3 poin di atas, mari kita kembangkan lagi calon ide yang ada, atau cari lebih banyak lagi ide-idenya agar menjadi premis yang cukup kuat. Premis ini nantinya akan menjadi fondasi dalam menyusun kerangka cerita. Untuk itu, saya perlu menambahkan beberapa calon ide lain (yang munculnya tidak bisa begitu saja dipaksakan) untuk menjadi sebuah premis solid yang di dalamnya terdapat plot “awal – tengah –akhir” seperti
Sudah punya beberapa calon ide untuk ceritamu?
Kalau ya,mari segera tuangkan tulisan mu
kuliner
Rabu, 07 Februari 2018
Selasa, 23 Januari 2018
Lapis tenun anti gagal jaman now
Hai gaes kali ini daku mau nge share kuliner yg lg hits di kalangan kacah per ibu ibuan ehhehehe .apa sih tu???kepo kan?iya kan ?yupsss ini lah dia "LAPIS TENUN"
Hai gaes kali ini daku mau nge share kuliner yg lg hits di kalangan kacah per ibu ibuan ehhehehe .apa sih tu???kepo kan?iya kan ?yupsss ini lah dia "LAPIS TENUN"
End eits ......ini bukan kain tapi kue loh gaes...wah kok bisa sipppp daku share tenang aja.
BAHAN-BAHAN:
500 gram Tepung tapioka atau kanji
500 gram Tepung terigu
500 gram Gula pasir [jika suka manis boleh ditambah sekitar 200-300 gr lagi]
1 sachet vanilli, bisa dianti dengan 3-5 lembar daun pandan diikat simpul
2, 4 Liter [2400 cc] Santan dari 2 kelapa ukuran besar [santan dimasak dulu agar nantinya lapisan Kue Lapis tidak mudah lepas]
½ sdt garam halus
2 sdm Air kapur sirih [kapur sirih direndam air secukupnya, setelah bening kita ambil 2 sdm]
UNTUK PEWARNA: gunakan pewarna makanan kualitas bagus agar hasil warna terang dan solid [tidak mbleber], untuk pilihan warnanya sesuai selera. Di sini saya menggunakan warna hijau Olive [perpaduan hijau dan sedikit orange atau kuning], ungu, orange dan putih.
BAHAN TAMBAHAN: 3 sdm tepung Kanji untuk mengentalkan adonan motif.
PERLENGKAPAN:
Loyang Lapis menggunakan ukuran 22 x 22 cm tinggi 6,5-7 cm. Olesi minyak sampai rata ke semua permukaan bagian dalam Loyang.
3 pcs mangkok ukuran sedang untuk wadah adonan motif
2 pcs mangkok ukuran besar untuk adonan dasar pembuka dan penutup [Sebagai Frame atau Bingkai].
2-4 pcs sendok sayur ukuran sama takaran 75 ml
3 pcs sendok makan atau botol plastik dengan mulut runcing untuk menggaris adonan motif
1-2 Buah gelas takar
CARA MEMBUAT ADONAN:
Masak santan, gula pasir, vanilli [atau pandan], dan garam sampai mendidih. Selama dimasak harus sering diaduk-aduk agar santan tidak pecah. Dinginkan. Selanjutnya, setelah dingin tambahkan semua bahan kecuali pewarna, aduk hingga licin dan tidak bergerindil. Kalau perlu disaring dahulu, supaya tidak ada tepung yang masih menggumpal. Selanjutnya adonan siap diwarnai.
NOTE: Pastikan volume adonan yang siap pakai ini tidak kurang dari 2, 95 liter. Jika masih kurang dari itu bisa ditambahkan air matang sampai mencapai volume tersebut, sehingga nantinya cukup untuk membuat motif Lapis Tenun-nya.
CARA MEMBUAT LAPIS TENUN:
Panaskan Kukusan terlebih dahulu jangan lupa tutupnya dialasi serbet bersih. Bagi adonan untuk motif Tenun-nya:
2 sendok sayur [150 ml] di mangkok pertama diwarnai hijau Olive.
2 sendok sayur [150 ml] di mangkok ke dua diwarnai ungu.
1 sendok sayur [75 ml] di mangkok ke tiga diwarnai orange [Takaran sengaja lebih sedikit karena di sini nantinya saya menggunakan adonan Orange hanya untuk 1 motif].
Sebelum adonan motif dimasukkan ke botol, masing-masing adonan warna untuk motif ditambahkan dulu 1 sdm tepung kanji. Aduk rata sampai tidak bergerindil. Lalu baru dituang ke botol. Penambahan tepung ini supaya adonan lebih kental sehingga nantinya lebih mudah untuk dibuat garis motif [tidak rawan mbeleber].
NOTE: Selama proses mengukus, api yang digunakan adalah api sedang.
SELANJUTNYA SISA ADONAN KITA BAGI 2 UNTUK ADONAN DASAR:
10 sendok sayur [750 ml] diwarnai orange.
Sisa dari adonan dasar dibiarkan berwarna Putih. Adonan putih ini nanti digunakan sebagai adonan Dasar dan Pembatas. Agar warna adonan putih lebih solid, tambahkan pewarna putih Opaque, aduk rata dan sisihkan. Selain warna Opaque, alternatif lainnya bisa menggunakan perisa Lychee warna putih.
OK sekarang masuk ke proses pembuatan LAPIS TENUN bisa dilihat gambarannya di foto terlampir ya.. . Kalau sudah ngeh detailnya sekarang kita baca keterangan resep sesuai urutan nomor yang ada di gambar. Kalau masih bingung silahkan lihat videonya di sini ya biar jelas: https://youtu.be/nQHn1cyc00w
Lanjut cocokan dengan gambar:
1. Adonan putih sudah siap.
2. Adonan untuk menggrais motif juga sudah siap.
3. Tempatkan Loyang yang sudah diolesi minyak ke dalam kukusan. Tahap pertama kita buat Frame atau bingkainya dulu dengan menggunakan adonan dasar warna orange dan putih. Caranya, tuangkan adonan orange 2 ½ sendok sayur [180 ml], kukus 5 menit hingga adonan mengeras.
4. Lalu timpa dg adonan putih 2 ½ sendok sayur [180 ml], dikukus lagi 5 menit. Timpa lagi dengan adonan orange 2 ½ sendok sayur [180 ml], kukus lagi selama 5 menit. Selanjutnya masuk ke PEMBATAS, dengan menggunakan adonan putih. Jadi, berikutnya tuangkan 130 ml [yaitu sekitar 1 ¾ sendok sayur takaran 75 ml] adonan warna putih sebagai pembatas. Kukus 5 menit.
5. Setelah adonan pembatas mengeras, sekarang kita masuk ke motif lapis tenun. UNTUK MOTIF LAPISAN KE 1 TINGKAT 1: Gariskan adonan hijau Olive 1 sendok makan dengan jarak sekitar 4 cm dari salah satu sisi Loyang. Garis dengan cara ditetes memanjang. Kalau menggunakan botol dengan mulut runcing, cukup dituangkan perlahan sehingga menghasilkan tuangan garis memanjang yang rapi. CEK GAMBAR POIN 5.
6. Tambahkan garis ungu 1 sdm dengan jarak 4 cm dari garis Hijau Olive tadi. Selanjutnya bikin lagi garis dengan jarak 4 cm dari garis ke dua tadi dengan warna orange. Lalu kembali buat garis warna ungu 1 sdm dengan jarak sekitar 4 cm dari garis orange. Terakhir tambahkan garis hijau olive dengan posisi mentok disalah satu sisi Loyang sekitar 4 cm dari garisungu tadi. JADI TOTAL LAPISAN 1 TINGKAT 1 INI ADA 5 GARIS yaitu: Hijau Olive-Ungu-Orange-Ungu-Hijau Olive. Nah itu tanda arah panah ke atas [arah kanan dari badan kita] maksudnya nanti semua motif lari ke kanan. Ok, tutup kukusan selama 5 menit.
7. Buka tutup kukusan, lalu timpa dengan adonan pembatas warna putih 130 ml. Ratakan. Tutup lagi 5 menit. LIHAT POIN NO 7. Meski sudah ditimpa adonan putih, motif lapisan pertama masih terlihat samar. Motif yang terlihat itulah yang nantinya akan menjadi patokan di motif selanjutnya ya.
8. LANJUT MOTIF LAPISAN KE 2 MASIH DI TINGKAT 1: Jadi berikutnya gariskan adonan warna hijau Olive 1 sdm di geser sedikit di atas motif hijau Olive di lapisan sebelumnya, gesernya ke kanan dari badan kita. Sama dengan sebelumnya, warna ungu di baris ke 2 juga kita garis lagi dengan adonan 1 sdm warna ungu, posisi motif menimpa motif sebelumnya tapi agak geser ke kanan. Begitu juga dengan motif orange, ungu dan hijau Olive berikutnya, semua ditimpa lagi dengan adonan warna dan takaran yang sama dan geser ke arah kanan. Tutup selama 5 menit. Timpa lagi dengan adonan pembatas putih 130 ml. Kukus 5 menit.
9. LANJUT MOTIF LAPISAN KE 3 TINGKAT 1: sama caranya digaris ke arah kanan ya. Semua garis ditimpa separuh satu-satu sampai habis. Terus ditimpa adonan pembatas putih 130 ml. Tutup 5 menit. Buka lagi. Bikin lagi motif lapisan ke 4. Lapisan ke 4 beres lanjut lapisan ke 5. Nah di gambar poin no 9 itu hasil akhirnya seperti itu. Posisi garis hijau olive ke kanan sudah mentok ya. Cek yang dilingkari merah. Jadi di lapisan selanjutnya waktunya geser ke kiri untuk membuat motif tingkat 2 [yang bagian atas].
10. Untuk lanjut ke motif tingkat 2 [atas] ini, hitungannya langsung loncat ke 2, karena motif lapisan ke 5 tingkat bawah ini adalah bagian dari motif lapisan ke 1 dari motif tingkat atas. Jadi nanti hasilnya akan simetris. Jadi ada 4 lapisan lagi yang geser ke arah kiri. Nah di gambar poin nomor 10 itu hasil akhir dari motif tingkat 2 lapisan terakhir [lapisan ke 4]. Coba lihat yang ditandai lingkaran merah, garis hijau olive ke arah kiri sudah mentok. Itu artinya tingkat ke 2 sudah beres. Itu sudah lapisan ke 4 di tingkat 2. Jadi 3 adegan menggaris motif sebelumnya saya skip biar cepat.
11. Karena sudah selesai motifnya, selanjutnya buat adonan pembatas, timpa adonan putih 130 ml. Kukus 5 menit. Hampir selesai. Lalu tuangkan adonan dasar penutup warna orange 2 ½ sendok sayur [180 ml], dikukus 5 menit. Timpa adonan dasar penutup warna putih 180 ml, dikukus lagi 5 menit. Timpa lagi dengan adonan warna orange 180 ml. BERES. TERAKHIR dikukus 25 menit.
SELESAI. Dinginkan minimal 6 jam, tanpa dimasukan ke dalam kulkas. Sehingga hasil irisan Lapis tenun bisa bagus, kenyal dan tidak lengket. Setelah benar-benar dingin. Potong sesuai selera dengan menggunakan pisau tebal yang sudah dibungkus plastik terlebih dahulu sehingga tidak lengket.
How to wanna try??? Lets cooking...tp aq sendiri masih rada riweh esekusi nya hehehe slamat mencoba
Sumber brita:langsungenak grup fb
Senin, 22 Januari 2018
Tempat makan unik di bandung
Gaes ngomongn bandung...haaaa kota pertama yang paling daku suka kenapa???karna surga nya makan ..surga nya kuliner and and surga nya wisata terutama karna daku sunda e suka aja bahasanya alus tmpat nongki nya enak enak dan terutama aya kang emil hahaja (hampura teteh saya ngefans pisan).Dan kali ini daku mau nge share tempat makan unik ala ala nah bisa ni buat refrensi kalian yg syuka sekali narzis heheheh
1. Pengen Makan di Tempat Makan Horor? Ke Abandoned House Aja
Abandoned House adalah cafe yang mengusung konsep horor dan cerita yang gak kalah horor. Konon dalam rumah ini ada misteri pembunuhan gitu. Kesan horor dan misteri pembunuhan diabadikan lewat desain interiornya. Duuh, kok serem yak.
Tapi semua ketakutanmu akan hilang seketika saat kamu melihat menu-menu yang ditawarin di sini. Ada menu burger, baked rice, chicken wing, pasta dan tentunya minuman yang unik dan siap tuntaskan dahagamu. Harga makanan yang ditawarkan di sini berkisar antara Rp. 20.000- Rp. 65.000 dan harga minuman dibandrol mulai dari Rp. 8.000 hingga Rp. 27.000. Padahal porsinya nendang banget. Mesen satu bisa buat rame-rame.
Abandoned House berlokasi di Jalan Setiabudhi No. 3A dan buka mulai pukul 11.00 – 01.00. Segera ngajak teman-temanmu ke sini!
2. Makan dengan Konsep Piknik? Tinggal Ke Le Delice Cafe
Ini dia satu lagi tempat makan plusnongkrong yang unik banget di Bandung. Lagi digandrungi anak muda maupun keluarga. Mau makan boleh. Mau nongkrong boleh. Mau piknik juga oke. Bahkan kalau mau ngadain pesta juga bisa banget. Spot foto atau spot selfie juga banyak banget loh. Kamu bisa foto-foto atau selfie-selfie sepuasnya.
Le Delice Cafe buka dari jam 07:00 samapi 19:00 saat weekdays, dan pada hari jumat-minggu dari jam 07:00 sampai 21:00. Gak hanya keren, cafe ini juga murah meriah banget loh guys. Cocok banget buat mahasiswa, pelajar, sampai pekerja. Harga berkisar antara Rp. 15.000- Rp. 30.000. Salah satu menu unik di sini adalah Nasi Goreng Lychees. Itu loh nasi goreng yang dikasih potongam buah lychee . Duuuh, kaya apa itu rasanya? Mending kamu langsung ke Le Delice Cafe yang berlokasi di Jalan Guntur No.11 Bandung aja deh.
3. Kongkow Asyik Bareng Teman di Ludwick Cafe
Ini cafe yang masih gres di Bandung tapi pesonanya udah mulai merambati semua anak muda Bandung yang kece-kece. Hal keren yang bisa kamu lakukan di Ludwick Cafe adalah makan sambil memandangi Kota Bandung yang gigil. Heeeem kalau yang di sebelahmu lagi kegigilan juga, dipeluk juga boleh.
Terletak di rooftoop lantai 3 & 4, tempat ini mau gak mau jadi buruan utama anak muda menghabiskan malam minggunya. Cocok buat rame-ramean sama teman-teman atau pacaran. Mungkin kamu bisa ajak keluarga juga.
Ludwick Cafe berlokasi di Jalan Budi Luhur No. 11B, buka dari pukul 07.00 hingga 22.00. Harga makanannya gak bikin kantong jebol loh. Harga makanan disini dipatok dari harga Rp 10.000 – Rp 45.000. Terjangkaukan?
4. Bingung Nyari Sarapan? Ke Madame Sisca Patisserie Aja
Ok, Madame Sisca Patisserie punya menu breakfast yang ready dari jam 08.00- jam 11.00. Mau sarapan? Langsung ke sini aja. Tempatnya asyik banget. Adem dan bikin kamu bersemangat memulai harimu. Tapi di sini gak hanya nyiapin menu breakfast loh. So, kamu bisa kongkow dan makan-makan kapan pun kamu mau.
Di sini juga ada paket tea time tapi hanya ada di jam 14.00 sampai dengan 17.00. Kalau jam segitu kamu udah selow, bolehlah mampir kesini bentar. Tempatnya cozy banget. Cocok buat ngumpul-ngumpul bareng teman-teman. Harga makanan dibandrol dari Rp. 25.000-Rp. 79.000. Madama Sisca Patisserie berlokasi di Jalan Cendana No 16 Bandung.
5. Lagi di Punclut? Mampir Ke Windy Point of Punclut Aja
Punclut memang surganya wisata dan kuliner di Bandung jadi gak heran kalau banyak orang Bandung merayakan weekend mereka di sini. Tapi kalau kamu bingung nyari tempat makan plus nongkrong yang cozy abis di Punclut, kamu langsung ke Windy Point of Punclut aja deh.
Windy Point of Punclut berlokasi di Jalan. Raya Punclut, Lembang. Buka dari jam 11.00- 22.00. Rata-rata menu dibandrol dari harga Rp. 5000 – Rp 50.000. Terjangkau bangetkan? Padahal tempatnya kece banget loh guys. Adem dan hommy banget. So, saat kamu makan, pemandangan pegunungan dan perbukitan akan memanjakanmu.
6. Wild Grass Resto: Tempat Nongkrong yang Seger Banget
Wild Grass Resto! Dari namanya kok rasa-rasanya bakal adem banget sih. Emang bener. Resto ini menawarkan konsep indoor sama konsep semi outdoor gitu. Jadi, kamu bisa milih mau makan di mana. Nah, untuk konsep semi outdoornya kamu akan merasakan sensasi makan di halaman Wild Grass Resto yang sejuk banget.
Wild Grass Resto berada di Jalan Gunung Kareumbi No 10 Bandung. Harga menu di sini lumayan mahal. Dibandrol mulai Rp. 30.000 gitu. Tapi kalau mau nongkrong sama teman-temankan, kamu tinggal pilih menu yang bisa sharing. Wild Grass Resto buka dari jam 08.00 setiap harinya.
7. Tempat Makan Plus Nongkrong yang Chic Abis Ya Cuma di Warung Apeu
Warung Apeu berada di Jalan Tengku Angkasa No. 40 Bandung. Tempat tongkrongan yang dari luar udah color full banget ini buka dari jam 11.00-21.00 dengan harga makanannya yang murah-murah banget. Dimulai dari Rp 3.000 – Rp 30.000. Mahasiswa segera merapat.
Nah, hal kece lainnya yang bisa kamu lakukan di Warung Apeu adalah belajar. Di sini ada les Bahasa Inggris gratis yang diadain pas Selasa dan Kamis. Duuuuh, kamu bisa nyobalah.
Nah gmn gaes kece kan iya kan iya kan hahahha yu ah cusss mampir...
Langganan:
Komentar (Atom)

