Hai gaes kali ini daku mau nge share kuliner yg lg hits di kalangan kacah per ibu ibuan ehhehehe .apa sih tu???kepo kan?iya kan ?yupsss ini lah dia "LAPIS TENUN"
End eits ......ini bukan kain tapi kue loh gaes...wah kok bisa sipppp daku share tenang aja.
BAHAN-BAHAN:
500 gram Tepung tapioka atau kanji
500 gram Tepung terigu
500 gram Gula pasir [jika suka manis boleh ditambah sekitar 200-300 gr lagi]
1 sachet vanilli, bisa dianti dengan 3-5 lembar daun pandan diikat simpul
2, 4 Liter [2400 cc] Santan dari 2 kelapa ukuran besar [santan dimasak dulu agar nantinya lapisan Kue Lapis tidak mudah lepas]
½ sdt garam halus
2 sdm Air kapur sirih [kapur sirih direndam air secukupnya, setelah bening kita ambil 2 sdm]
UNTUK PEWARNA: gunakan pewarna makanan kualitas bagus agar hasil warna terang dan solid [tidak mbleber], untuk pilihan warnanya sesuai selera. Di sini saya menggunakan warna hijau Olive [perpaduan hijau dan sedikit orange atau kuning], ungu, orange dan putih.
BAHAN TAMBAHAN: 3 sdm tepung Kanji untuk mengentalkan adonan motif.
PERLENGKAPAN:
Loyang Lapis menggunakan ukuran 22 x 22 cm tinggi 6,5-7 cm. Olesi minyak sampai rata ke semua permukaan bagian dalam Loyang.
3 pcs mangkok ukuran sedang untuk wadah adonan motif
2 pcs mangkok ukuran besar untuk adonan dasar pembuka dan penutup [Sebagai Frame atau Bingkai].
2-4 pcs sendok sayur ukuran sama takaran 75 ml
3 pcs sendok makan atau botol plastik dengan mulut runcing untuk menggaris adonan motif
1-2 Buah gelas takar
CARA MEMBUAT ADONAN:
Masak santan, gula pasir, vanilli [atau pandan], dan garam sampai mendidih. Selama dimasak harus sering diaduk-aduk agar santan tidak pecah. Dinginkan. Selanjutnya, setelah dingin tambahkan semua bahan kecuali pewarna, aduk hingga licin dan tidak bergerindil. Kalau perlu disaring dahulu, supaya tidak ada tepung yang masih menggumpal. Selanjutnya adonan siap diwarnai.
NOTE: Pastikan volume adonan yang siap pakai ini tidak kurang dari 2, 95 liter. Jika masih kurang dari itu bisa ditambahkan air matang sampai mencapai volume tersebut, sehingga nantinya cukup untuk membuat motif Lapis Tenun-nya.
CARA MEMBUAT LAPIS TENUN:
Panaskan Kukusan terlebih dahulu jangan lupa tutupnya dialasi serbet bersih. Bagi adonan untuk motif Tenun-nya:
2 sendok sayur [150 ml] di mangkok pertama diwarnai hijau Olive.
2 sendok sayur [150 ml] di mangkok ke dua diwarnai ungu.
1 sendok sayur [75 ml] di mangkok ke tiga diwarnai orange [Takaran sengaja lebih sedikit karena di sini nantinya saya menggunakan adonan Orange hanya untuk 1 motif].
Sebelum adonan motif dimasukkan ke botol, masing-masing adonan warna untuk motif ditambahkan dulu 1 sdm tepung kanji. Aduk rata sampai tidak bergerindil. Lalu baru dituang ke botol. Penambahan tepung ini supaya adonan lebih kental sehingga nantinya lebih mudah untuk dibuat garis motif [tidak rawan mbeleber].
NOTE: Selama proses mengukus, api yang digunakan adalah api sedang.
SELANJUTNYA SISA ADONAN KITA BAGI 2 UNTUK ADONAN DASAR:
10 sendok sayur [750 ml] diwarnai orange.
Sisa dari adonan dasar dibiarkan berwarna Putih. Adonan putih ini nanti digunakan sebagai adonan Dasar dan Pembatas. Agar warna adonan putih lebih solid, tambahkan pewarna putih Opaque, aduk rata dan sisihkan. Selain warna Opaque, alternatif lainnya bisa menggunakan perisa Lychee warna putih.
OK sekarang masuk ke proses pembuatan LAPIS TENUN bisa dilihat gambarannya di foto terlampir ya.. . Kalau sudah ngeh detailnya sekarang kita baca keterangan resep sesuai urutan nomor yang ada di gambar. Kalau masih bingung silahkan lihat videonya di sini ya biar jelas: https://youtu.be/nQHn1cyc00w
Lanjut cocokan dengan gambar:
1. Adonan putih sudah siap.
2. Adonan untuk menggrais motif juga sudah siap.
3. Tempatkan Loyang yang sudah diolesi minyak ke dalam kukusan. Tahap pertama kita buat Frame atau bingkainya dulu dengan menggunakan adonan dasar warna orange dan putih. Caranya, tuangkan adonan orange 2 ½ sendok sayur [180 ml], kukus 5 menit hingga adonan mengeras.
4. Lalu timpa dg adonan putih 2 ½ sendok sayur [180 ml], dikukus lagi 5 menit. Timpa lagi dengan adonan orange 2 ½ sendok sayur [180 ml], kukus lagi selama 5 menit. Selanjutnya masuk ke PEMBATAS, dengan menggunakan adonan putih. Jadi, berikutnya tuangkan 130 ml [yaitu sekitar 1 ¾ sendok sayur takaran 75 ml] adonan warna putih sebagai pembatas. Kukus 5 menit.
5. Setelah adonan pembatas mengeras, sekarang kita masuk ke motif lapis tenun. UNTUK MOTIF LAPISAN KE 1 TINGKAT 1: Gariskan adonan hijau Olive 1 sendok makan dengan jarak sekitar 4 cm dari salah satu sisi Loyang. Garis dengan cara ditetes memanjang. Kalau menggunakan botol dengan mulut runcing, cukup dituangkan perlahan sehingga menghasilkan tuangan garis memanjang yang rapi. CEK GAMBAR POIN 5.
6. Tambahkan garis ungu 1 sdm dengan jarak 4 cm dari garis Hijau Olive tadi. Selanjutnya bikin lagi garis dengan jarak 4 cm dari garis ke dua tadi dengan warna orange. Lalu kembali buat garis warna ungu 1 sdm dengan jarak sekitar 4 cm dari garis orange. Terakhir tambahkan garis hijau olive dengan posisi mentok disalah satu sisi Loyang sekitar 4 cm dari garisungu tadi. JADI TOTAL LAPISAN 1 TINGKAT 1 INI ADA 5 GARIS yaitu: Hijau Olive-Ungu-Orange-Ungu-Hijau Olive. Nah itu tanda arah panah ke atas [arah kanan dari badan kita] maksudnya nanti semua motif lari ke kanan. Ok, tutup kukusan selama 5 menit.
7. Buka tutup kukusan, lalu timpa dengan adonan pembatas warna putih 130 ml. Ratakan. Tutup lagi 5 menit. LIHAT POIN NO 7. Meski sudah ditimpa adonan putih, motif lapisan pertama masih terlihat samar. Motif yang terlihat itulah yang nantinya akan menjadi patokan di motif selanjutnya ya.
8. LANJUT MOTIF LAPISAN KE 2 MASIH DI TINGKAT 1: Jadi berikutnya gariskan adonan warna hijau Olive 1 sdm di geser sedikit di atas motif hijau Olive di lapisan sebelumnya, gesernya ke kanan dari badan kita. Sama dengan sebelumnya, warna ungu di baris ke 2 juga kita garis lagi dengan adonan 1 sdm warna ungu, posisi motif menimpa motif sebelumnya tapi agak geser ke kanan. Begitu juga dengan motif orange, ungu dan hijau Olive berikutnya, semua ditimpa lagi dengan adonan warna dan takaran yang sama dan geser ke arah kanan. Tutup selama 5 menit. Timpa lagi dengan adonan pembatas putih 130 ml. Kukus 5 menit.
9. LANJUT MOTIF LAPISAN KE 3 TINGKAT 1: sama caranya digaris ke arah kanan ya. Semua garis ditimpa separuh satu-satu sampai habis. Terus ditimpa adonan pembatas putih 130 ml. Tutup 5 menit. Buka lagi. Bikin lagi motif lapisan ke 4. Lapisan ke 4 beres lanjut lapisan ke 5. Nah di gambar poin no 9 itu hasil akhirnya seperti itu. Posisi garis hijau olive ke kanan sudah mentok ya. Cek yang dilingkari merah. Jadi di lapisan selanjutnya waktunya geser ke kiri untuk membuat motif tingkat 2 [yang bagian atas].
10. Untuk lanjut ke motif tingkat 2 [atas] ini, hitungannya langsung loncat ke 2, karena motif lapisan ke 5 tingkat bawah ini adalah bagian dari motif lapisan ke 1 dari motif tingkat atas. Jadi nanti hasilnya akan simetris. Jadi ada 4 lapisan lagi yang geser ke arah kiri. Nah di gambar poin nomor 10 itu hasil akhir dari motif tingkat 2 lapisan terakhir [lapisan ke 4]. Coba lihat yang ditandai lingkaran merah, garis hijau olive ke arah kiri sudah mentok. Itu artinya tingkat ke 2 sudah beres. Itu sudah lapisan ke 4 di tingkat 2. Jadi 3 adegan menggaris motif sebelumnya saya skip biar cepat.
11. Karena sudah selesai motifnya, selanjutnya buat adonan pembatas, timpa adonan putih 130 ml. Kukus 5 menit. Hampir selesai. Lalu tuangkan adonan dasar penutup warna orange 2 ½ sendok sayur [180 ml], dikukus 5 menit. Timpa adonan dasar penutup warna putih 180 ml, dikukus lagi 5 menit. Timpa lagi dengan adonan warna orange 180 ml. BERES. TERAKHIR dikukus 25 menit.
SELESAI. Dinginkan minimal 6 jam, tanpa dimasukan ke dalam kulkas. Sehingga hasil irisan Lapis tenun bisa bagus, kenyal dan tidak lengket. Setelah benar-benar dingin. Potong sesuai selera dengan menggunakan pisau tebal yang sudah dibungkus plastik terlebih dahulu sehingga tidak lengket.
How to wanna try??? Lets cooking...tp aq sendiri masih rada riweh esekusi nya hehehe slamat mencoba
Sumber brita:langsungenak grup fb

